{"id":1134,"date":"2014-11-13T06:45:10","date_gmt":"2014-11-12T22:45:10","guid":{"rendered":"http:\/\/www.farmasi.asia\/?p=1134"},"modified":"2014-11-13T23:55:38","modified_gmt":"2014-11-13T15:55:38","slug":"mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/","title":{"rendered":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula"},"content":{"rendered":"<p>Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia <a title=\"investasi reksadana untuk pemula\" href=\"https:\/\/www.schroders.com\/id\/quick-start\/apa-tujuan-anda\" target=\"_blank\">investasi reksadana untuk pemula<\/a> karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.<!--more--><\/p>\n<p>Sebelum melanjutkan dengan investasi reksadana bagi pemula, anda harus mulai mengetahui tingkatan resiko dan return yang mungkin dihasilkan oleh masing-masing jenis reksadana. Pertimbangan awal ini sangat krusial dan tidak bisa disepelekan karena jika terjadi kesalahan maka andalah yang akan snagat dirugikan. Berikut adalah beberapa kategori reksadana menurut resikonya:<\/p>\n<ul>\n<li>Reksadana resiko rendah: pasar uang dan pendapatan tetap,<\/li>\n<li>Reksadanan resiko sedang: campuran,<\/li>\n<li>Reksadana resiko tinggi: saham.<\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?ssl=1\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1135\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?resize=483%2C213&#038;ssl=1\" alt=\"kurangi resiko investasi reksadana\" width=\"483\" height=\"213\" \/><\/a><\/p>\n<p>Schroders Indonesia merupakan salah satu perusahaan manajemen yang mengelola dana investasi dari para investor secara profesional dengan mempertimbangkan perkembangan pasar dan telah melalui sejumlah analisis komprehensif dari para analis keuangan. Sebagai permulaan, anda bisa memilih reksadana pasar uang atau pendapatan tetap untuk melihat seberapa besar potensi return yang bisa anda dapatkan. Jika anda melihat adanya prospek investasi reksadana untuk pemula yang bagus, maka anda bisa melanjutkan dengan jenis reksadana yang lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":1135,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[226],"tags":[],"class_list":["post-1134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 4.9.10 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"editor\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 4.9.10\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Apoteker.Net - Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"483\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"213\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-11-12T22:45:10+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2014-11-13T15:55:38+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/jimmy.ahyari\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/www.apoteker.net\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@apotekernet\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#blogposting\",\"name\":\"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net\",\"headline\":\"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/editor\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/11\\\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?fit=483%2C213&ssl=1\",\"width\":483,\"height\":213,\"caption\":\"kurangi resiko investasi reksadana\"},\"datePublished\":\"2014-11-13T06:45:10+08:00\",\"dateModified\":\"2014-11-13T23:55:38+08:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"News\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Apoteker.Net\",\"item\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/category\\\/news\\\/#listItem\",\"name\":\"News\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/category\\\/news\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"News\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog#listItem\",\"name\":\"Apoteker.Net\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Apoteker.Net\",\"description\":\"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C83&ssl=1\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#organizationLogo\",\"width\":250,\"height\":83,\"caption\":\"Blog Apoteker.Net Logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/jimmy.ahyari\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/editor\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/editor\\\/\",\"name\":\"editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/07aa93ef08d8b7a658de58356a198ecbe731cc0218481ba565e3e1cd75db62bb?s=96&d=wavatar&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"editor\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/www.apoteker.net\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/apotekernet\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/apotekernet\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/apoteker\"]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/\",\"name\":\"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net\",\"description\":\"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/editor\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/editor\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/11\\\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?fit=483%2C213&ssl=1\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#mainImage\",\"width\":483,\"height\":213,\"caption\":\"kurangi resiko investasi reksadana\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2014-11-13T06:45:10+08:00\",\"dateModified\":\"2014-11-13T23:55:38+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Apoteker Network Blog\",\"alternateName\":\"Apoteker.Net Blog\",\"description\":\"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net","description":"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.","canonical_url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#blogposting","name":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net","headline":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula","author":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/editor\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?fit=483%2C213&ssl=1","width":483,"height":213,"caption":"kurangi resiko investasi reksadana"},"datePublished":"2014-11-13T06:45:10+08:00","dateModified":"2014-11-13T23:55:38+08:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#webpage"},"articleSection":"News"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog#listItem","position":1,"name":"Apoteker.Net","item":"https:\/\/apoteker.net\/blog","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/news\/#listItem","name":"News"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/news\/#listItem","position":2,"name":"News","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog#listItem","name":"Apoteker.Net"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#organization","name":"Apoteker.Net","description":"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C83&ssl=1","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#organizationLogo","width":250,"height":83,"caption":"Blog Apoteker.Net Logo"},"image":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/jimmy.ahyari\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/editor\/#author","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/editor\/","name":"editor","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/07aa93ef08d8b7a658de58356a198ecbe731cc0218481ba565e3e1cd75db62bb?s=96&d=wavatar&r=g","width":96,"height":96,"caption":"editor"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/www.apoteker.net","https:\/\/twitter.com\/apotekernet","https:\/\/www.instagram.com\/apotekernet\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/apoteker"]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#webpage","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/","name":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net","description":"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/editor\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/editor\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?fit=483%2C213&ssl=1","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#mainImage","width":483,"height":213,"caption":"kurangi resiko investasi reksadana"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/#mainImage"},"datePublished":"2014-11-13T06:45:10+08:00","dateModified":"2014-11-13T23:55:38+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#website","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/","name":"Apoteker Network Blog","alternateName":"Apoteker.Net Blog","description":"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Blog Apoteker.Net - Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker","og:type":"article","og:title":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net","og:description":"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.","og:url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengenal-resiko-investasi-reksadana-untuk-pemula\/","og:image":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png","og:image:secure_url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png","og:image:width":483,"og:image:height":213,"article:published_time":"2014-11-12T22:45:10+00:00","article:modified_time":"2014-11-13T15:55:38+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/jimmy.ahyari\/","article:author":"https:\/\/www.facebook.com\/www.apoteker.net","twitter:card":"summary","twitter:title":"Mengenal Resiko Investasi Reksadana untuk Pemula - Blog Apoteker.Net","twitter:description":"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.","twitter:creator":"@apotekernet","twitter:image":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"1134","title":"","description":"Banyak investor yang pada akhirnya memasuki dunia investasi reksadana untuk pemula karena mereka sudah merasa berpengalaman dengan cara investasi ini. Bagi pemula, cara memulai investasi tidak akan semudah ini karena mereka memiliki sejumlah kekhawatiran apabila dana yang ditanamkan sulit berkembang atau bahkan terkuras hahis akibat adanya kesalahan dalam penetapan jenis reksadana. Pengetahuan dan wawasan investasi harus selalu diperbarui untuk bisa membaca trend pasar dan investasi baik dalam skala nasional maupun global.","keywords":[{"label":"Resiko Investasi","value":"Resiko Investasi"},{"label":"Reksadana","value":"Reksadana"},{"label":"Investasi Pemula","value":"Investasi Pemula"}],"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2022-05-12 17:20:23","updated":"2022-10-23 14:34:16","seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\" title=\"Apoteker.Net\">Apoteker.Net<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&rsaquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/news\/\" title=\"News\">News<\/a>\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Apoteker.Net","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog"},{"label":"News","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/news\/"}],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/kurangi-resiko-investasi-reksadana.png?fit=483%2C213&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1134"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1134\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}