{"id":27,"date":"2009-05-12T16:32:31","date_gmt":"2009-05-12T08:32:31","guid":{"rendered":"http:\/\/farmasi.dikti.net\/?p=27"},"modified":"2009-05-12T16:32:31","modified_gmt":"2009-05-12T08:32:31","slug":"perkembangan-sejarah-obat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/","title":{"rendered":"Perkembangan Sejarah Obat"},"content":{"rendered":"<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:worddocument> <w:view>Normal<\/w:view> <w:zoom>0<\/w:zoom> <w:punctuationkerning \/> <w:validateagainstschemas \/> <w:saveifxmlinvalid>false<\/w:saveifxmlinvalid> <w:ignoremixedcontent>false<\/w:ignoremixedcontent> <w:alwaysshowplaceholdertext>false<\/w:alwaysshowplaceholdertext> <w:compatibility> <w:breakwrappedtables \/> <w:snaptogridincell \/> <w:wraptextwithpunct \/> <w:useasianbreakrules \/> <w:dontgrowautofit \/> <\/w:compatibility> <w:browserlevel>MicrosoftInternetExplorer4<\/w:browserlevel> <\/w:worddocument> <\/xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:latentstyles DefLockedState=\"false\" LatentStyleCount=\"156\"> <\/w:latentstyles> <\/xml>< ![endif]--><!--[if !mso]><span class=\"mceItemObject\"   classid=\"clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D\" id=ieooui><\/span>\n<mce:style>< !  st1:*{behavior:url(#ieooui) } --><\/p>\n<p><!--[endif]--><!--[if gte mso 10]>\n<\/mce:style><mce:style>< !   \/* Style Definitions *\/  table.MsoNormalTable \t{mso-style-name:\"Table Normal\"; \tmso-tstyle-rowband-size:0; \tmso-tstyle-colband-size:0; \tmso-style-noshow:yes; \tmso-style-parent:\"\"; \tmso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; \tmso-para-margin:0cm; \tmso-para-margin-bottom:.0001pt; \tmso-pagination:widow-orphan; \tfont-size:10.0pt; \tfont-family:\"Times New Roman\"; \tmso-ansi-language:#0400; \tmso-fareast-language:#0400; \tmso-bidi-language:#0400;} --><\/p>\n<p><!--[endif]--><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Obat merupakan segala bentuk zat baik kimiawi, hewani, maupun nabati yang dalam <strong>dosis layak<\/strong> dapat menyembuhkan, meringankan, atau mencegah penyakit berikut gejalanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Di masa lalu (sampai sekarang \ud83d\ude09 ), kebanyakan obat berasal dari tanaman. Orang purba mengobati penyakit dari cara coba-mencoba. Istilah kerennya sih \u201cempiris\u201d. Empiris berarti berdasarkan pengalaman dan disimpan serta dikembangkan secara turun-temurun hingga muncul apa yang disebut Ilmu Pengobatan Rakyat atau yang lazimnya disebut Pengobatan Tradisional Jamu.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Akan tetapi, tidak semua obat \u201cmemulai\u201d sejarahnya sebagai obat anti penyakit. Ada obat yang pada awalnya digunakan sebagai racun seperti<!--more--> <strong><em>strychnine<\/em><\/strong><em> <\/em>&amp; <strong><em>kurare <\/em><\/strong>yang digunakan sebagai racun-panah oleh penduduk pedalaman Afrika. Contoh yang paling <em>up to date<\/em> adalah <strong><em>nitrogen-mustard<\/em><\/strong> (awalnya digunakan sebagai gas beracun saat perang dunia pertama) sebagai obat kanker.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Jenis obat nabati ini biasanya digunakan dengan jalan direbus. Efek yang dihasilkan pun berbeda-beda, tergantung dari asal tanaman dan cara pembuatannya. Nah, kondisi seperti inilah yang melatarbelakangi para ahli kimia untuk mengisolasi zat-zat aktif yang terdapat dalam tumbuhan berkhasiat obat.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Sudah banyak zat-zat kimia yang berhasil diisolasi, seperti <strong><em>efedrin <\/em><\/strong>(dari tanaman Ma Huang \u2013 <em>Ephedra vulgaris<\/em>), <strong><em>digoksin <\/em><\/strong>(<em>digitalis lanata<\/em>), <strong><em>genistein <\/em><\/strong>(dari kacang kedelai) dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Baru sekitar pada permulaan abad ke-20, obat-obat kimia sintetis mulai \u201cmenampakkan diri\u201d. <strong><em>Aspirin<\/em><\/strong> salah satu indikator kemajuan obat kimia sintetis saat itu. Pada tahun 1935 terjadi gebrakan dalam penemuan dan penggunaan kemoterapeutika <strong><em>sulfanilamid<\/em><\/strong> yang disusul <strong><em>penisilin<\/em><\/strong> pada tahun 1940. Seperti diketahui bersama, secara tradisional, sebenarnya luka bernanah dapat disembuhkan dengan menutupinya dengan kapang-kapang dari jenis tertentu, tetapi baru sekitar tahun 1928 khasiat ini baru diselidiki secara ilmiah oleh Dr. Alexander Fleming. Dari hasil penelitian Dr. Alexander Fleming, ditemukanlah <strong><em>penisilin<\/em><\/strong>.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Sejak saat itu, beribu-ribu zat sintetis diketemukan (diperkirakan sekitar 500 zat per tahun-nya). Hal ini membuat perkembangan di bidang Farmakoterapi meningkat pesat.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify; text-indent: 36pt;\"><span style=\"font-family: Verdana;\">Meski begitu, diperkirakan lebih dari 78% obat yang beredar sekarang adalah merupakan hasil dari penemuan tiga dasawarsa terakhir<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><small>*disadur dari beberapa sumber, salah satunya Buku <strong>Obat-Obat Penting<\/strong> Tjay dan Kirana<\/small><\/p>\n<p><\/mce:style><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[11],"tags":[117,122,124],"class_list":["post-27","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-obat-dan-penyakit","tag-obat","tag-obat-modern","tag-obat-tradisional"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Jimmy Ahyari\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Apoteker.Net - Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/cropped-LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C73&#038;ssl=1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/cropped-LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C73&#038;ssl=1\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2009-05-12T08:32:31+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2009-05-12T08:32:31+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/jimmy.ahyari\/\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/cropped-LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C73&amp;ssl=1\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#blogposting\",\"name\":\"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net\",\"headline\":\"Perkembangan Sejarah Obat\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/jimmy\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C83&ssl=1\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#articleImage\",\"width\":250,\"height\":83,\"caption\":\"Blog Apoteker.Net Logo\"},\"datePublished\":\"2009-05-12T16:32:31+08:00\",\"dateModified\":\"2009-05-12T16:32:31+08:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"commentCount\":7,\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Obat dan Penyakit, Obat, Obat Modern, Obat Tradisional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Apoteker.Net\",\"item\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/category\\\/obat-dan-penyakit\\\/#listItem\",\"name\":\"Obat dan Penyakit\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/category\\\/obat-dan-penyakit\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Obat dan Penyakit\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog#listItem\",\"name\":\"Apoteker.Net\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Apoteker.Net\",\"description\":\"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C83&ssl=1\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#organizationLogo\",\"width\":250,\"height\":83,\"caption\":\"Blog Apoteker.Net Logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/jimmy.ahyari\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/jimmy\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/jimmy\\\/\",\"name\":\"Jimmy Ahyari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/9718366c4d2ebb610afa72ae1a5b5fcedf4a82fab89fd6f45867ab6678c3091e?s=96&d=wavatar&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Jimmy Ahyari\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/\",\"name\":\"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net\",\"description\":\"Secara umum, kebanyakan obat \\u201ckuno\\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \\u201cmodern\\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \\u201csantai\\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/perkembangan-sejarah-obat\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/jimmy\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/author\\\/jimmy\\\/#author\"},\"datePublished\":\"2009-05-12T16:32:31+08:00\",\"dateModified\":\"2009-05-12T16:32:31+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Apoteker Network Blog\",\"alternateName\":\"Apoteker.Net Blog\",\"description\":\"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/apoteker.net\\\/blog\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net","description":"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.","canonical_url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#blogposting","name":"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net","headline":"Perkembangan Sejarah Obat","author":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/jimmy\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C83&ssl=1","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#articleImage","width":250,"height":83,"caption":"Blog Apoteker.Net Logo"},"datePublished":"2009-05-12T16:32:31+08:00","dateModified":"2009-05-12T16:32:31+08:00","inLanguage":"id-ID","commentCount":7,"mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#webpage"},"articleSection":"Obat dan Penyakit, Obat, Obat Modern, Obat Tradisional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog#listItem","position":1,"name":"Apoteker.Net","item":"https:\/\/apoteker.net\/blog","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/obat-dan-penyakit\/#listItem","name":"Obat dan Penyakit"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/obat-dan-penyakit\/#listItem","position":2,"name":"Obat dan Penyakit","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog#listItem","name":"Apoteker.Net"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#organization","name":"Apoteker.Net","description":"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C83&ssl=1","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#organizationLogo","width":250,"height":83,"caption":"Blog Apoteker.Net Logo"},"image":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/jimmy.ahyari\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/jimmy\/#author","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/jimmy\/","name":"Jimmy Ahyari","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9718366c4d2ebb610afa72ae1a5b5fcedf4a82fab89fd6f45867ab6678c3091e?s=96&d=wavatar&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Jimmy Ahyari"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#webpage","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/","name":"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net","description":"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/jimmy\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/author\/jimmy\/#author"},"datePublished":"2009-05-12T16:32:31+08:00","dateModified":"2009-05-12T16:32:31+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#website","url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/","name":"Apoteker Network Blog","alternateName":"Apoteker.Net Blog","description":"Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Blog Apoteker.Net - Berita, Opini dan Informasi tentang Farmasi dan Apoteker","og:type":"article","og:title":"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net","og:description":"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.","og:url":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/perkembangan-sejarah-obat\/","og:image":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/cropped-LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C73&#038;ssl=1","og:image:secure_url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/cropped-LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C73&#038;ssl=1","article:published_time":"2009-05-12T08:32:31+00:00","article:modified_time":"2009-05-12T08:32:31+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/jimmy.ahyari\/","twitter:card":"summary","twitter:title":"Perkembangan Sejarah Obat - Blog Apoteker.Net","twitter:description":"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.","twitter:image":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/cropped-LogoApotekerBlog250.png?fit=250%2C73&ssl=1"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"27","title":"","description":"Secara umum, kebanyakan obat \u201ckuno\u201d telah ditinggalkan dan diganti obat yang lebih \u201cmodern\u201d. Eits, bukan berarti obat modern bisa \u201csantai\u201d, sebab persaingan selanjutnya adalah antar sesama obat modern. Pasalnya obat modern dapat terganti dengan obat modern yang lebih baru dan lebih berkhasiat serta lebih efektif.","keywords":[{"label":"Obat","value":"Obat"},{"label":"Obat Modern","value":"Obat Modern"},{"label":"Obat Tradisional","value":"Obat Tradisional"}],"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2022-05-12 17:02:28","updated":"2022-10-23 13:45:10","seo_analyzer_scan_date":null,"focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\" title=\"Apoteker.Net\">Apoteker.Net<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&rsaquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/obat-dan-penyakit\/\" title=\"Obat dan Penyakit\">Obat dan Penyakit<\/a>\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Apoteker.Net","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog"},{"label":"Obat dan Penyakit","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/category\/obat-dan-penyakit\/"}],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}