{"id":3516,"date":"2019-12-26T21:12:47","date_gmt":"2019-12-26T13:12:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.farmasi.asia\/?p=3516"},"modified":"2019-12-26T21:12:47","modified_gmt":"2019-12-26T13:12:47","slug":"mengatasi-luka-jari-teriris-atau-terpotong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengatasi-luka-jari-teriris-atau-terpotong\/","title":{"rendered":"Mengatasi Luka Jari Teriris atau Terpotong"},"content":{"rendered":"<p>Anda yang sedang melakukan kegiatan memasak sering kali mengalami cedera pada jari, terlebih saat menggunakan pisau untk memotong makanan. Jika konsentrasi anda sedang buyar atau pisau yang digunakan tidak cukup tajam, salah-salah anda bisa mengalami luka teriris atau terpotong pada jari anda. Luka yang satu ini biasanya membutuhkan penanganan serius karena membutuhkan <a href=\"https:\/\/goapotik.com\/promo\/obat-luka-jari-terpotong-pisau-tidak-lengket-di-kasa\"><strong>obat luka tidak lengket di kasa<\/strong><\/a> atau perban.<\/p>\n<p>Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan jika anda mengalami hal demikian. Yang paling utama dilakukan adalah jangan merasa panik, dan mulailah mengambil tindakan untuk pertolongan pertama. Tindakan pertama adalah menghentikan pendarahan, karena biasanya luka iris atau potong pada jari mengenai bagian pembuluh darah. Jika dsudah demikian ikutilah langkah-langkah berikut ini,<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengatasi-luka-jari-teriris-atau-terpotong\/#Hentikan_Pendarahan\" >Hentikan Pendarahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengatasi-luka-jari-teriris-atau-terpotong\/#Cuci_Luka_dengan_Menggunakan_Air_Mengalir\" >Cuci Luka dengan Menggunakan Air Mengalir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengatasi-luka-jari-teriris-atau-terpotong\/#Oleskan_Salep_atau_Krim_Antibiotik\" >Oleskan Salep atau Krim Antibiotik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/apoteker.net\/blog\/mengatasi-luka-jari-teriris-atau-terpotong\/#Tutup_Luka\" >Tutup Luka<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hentikan_Pendarahan\"><\/span>Hentikan Pendarahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Pendarahan yang terjadi bisa terjadi dengan skala ringan karena darah yang keluar sedikit, atau dengan skala besar karena darah yang dkieluarkan banyak (bahkan sampai muncrat). Apapu jenis pendarahannya, cara yang dilakukan adalh menghentikannya. Anda bisa mengambil tisu atau kasa dan menekan bagian yang terluka selama beberapa menit untuk menghentikannya,atau jika pendarahan besar gunakanlah kain, tisu atau kasa yang lebih besar dan waktu tekan yang lebih lama.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cuci_Luka_dengan_Menggunakan_Air_Mengalir\"><\/span>Cuci Luka dengan Menggunakan Air Mengalir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kemudian bersihkan luka dengan mencucinya pada air yang mengalir. Jika memungkinkan, anda bisa mencuci dengan air hangat dan juga sabun agar kotoran pada luka hilang dan tidak menimbulkan infeksi. Cara ini bisa menimbulkan rasa perih, namun coba tahanlah dan usahakan untuk mengikuti cara yang benar.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Oleskan_Salep_atau_Krim_Antibiotik\"><\/span>Oleskan Salep atau Krim Antibiotik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Langkah selanjutnya yang dilakukan untuk mengatasi <a href=\"https:\/\/goapotik.com\/promo\/obat-luka-jari-terpotong-pisau-tidak-lengket-di-kasa\"><strong>luka jari terpotong pisau<\/strong><\/a> adalah mengoleskan krim atau salep antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi. Jangan langsung menaruh salep atau krim tersebut pada luka anda, namun usahakan oleskan dengan jari agar kandungan salep tidak tercemar.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tutup_Luka\"><\/span>Tutup Luka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Kemudian tutuplah luka tersebut menggunakan plester atau perban. Saat menggunakan plester atau perban usahakan jangan menyentuh bagian dalamnya langsung dengan tangan anda, karena akan menjadi kotor. Jika sudah ditutup, konsultasikanlah kepada dokter jika terjadi hal-hal yang termasuk tanda infeksi seperti luka berwarna kemerahan, nyeri jika disentuh atau mengeluarkan nanah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":12,"featured_media":3517,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[226],"tags":[],"class_list":["post-3516","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"aioseo_notices":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/apoteker.net\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/perban-kasa-luka-tidak-lengket.jpg?fit=1980%2C1180&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3516","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3516"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3516\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3517"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3516"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3516"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/apoteker.net\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3516"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}