Ketua UMUM PP IAI Siap Jadi Apoteker Pertama yang Divaksin Sinovac

apt. Drs. Nurul Falah Eddy Pariang siap menjadi apoteker yang pertama disuntik vaksin COVID-19

0
259

Apoteker.Net – apt. Drs. Nurul Falah Eddy Pariang selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) periode 2018-2022 mengatakan dirinya siap untuk mendukung penuh program vaksinasi COVID-19 dari pemerintah.

Mewakili organisasi IAI yang dipimpinnya, Nurul Falah menegaskan bahwa dia siap untuk menjadi apoteker pertama yang divaksin Sinovac.

Ketua Umum PP IAI Nurul Falah Eddy Pariang
Ketua Umum PP IAI Drs. Nurul Falah Eddy Pariang menyatakan siap menjadi apoteker pertama yang divaksin COVID-9 | Foto: IAI.id

Apoteker Indonesia Siap Mendukung Program Vaksinasi

Dikutip dari laman Instagram PP IAI, seluruh apoteker di Indonesia juga diharapkan menunjukan kesiapannya dalam program vaksinasi dari pemerintah tersebut. Menurut PP IAI, vaksin COVID-19 menjadi harapan agar pandemi ini dapat secepatnya berakhir.

“Seperti yang kita ketahui, sampai saat ini belum ada obat yang dinyatakan benar-benar mampu mengatasi pandemik COVID-19 yang melanda seluruh dunia”
PP IAI.

Apoteker Indonesia Ingatkan Pentingnya 3M

Apoteker Indonesia 3M
Apoteker Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meminimalisir pandemi dengan turut serta menyukseskan vaksinasi COVID-19

“Marilah bersama-sama kita gaungkan semangat bahwa “Apoteker SIAp Divaksinasi” untuk mendukung upaya pencegahan Covid-19 dan tetap lakukan serta edukasi kepada masyarakat “Pentingnya 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak”
Instagram @ppiai

MUI: Vaksin Sinovac Halal

Seperti yang diberitakan di website resmi MUI (Majelis Ulama Indonesia), Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh mengatakan bahwa vaksin COVID-19 asal perusahaan Tiongkok, Sinovac, halal digunakan untuk masyarakat Indonesia. Hal tersebut berdasarkan hasil kesepakatan dalam Sidang Pleno Komisi Fatwa MUI yang digelar pada Jumat (8/1/2021).

“Penjelasan dari auditor menyepakati bahwa vaksin COVID-19 Sinovac buatan China hukumnya suci dan halal,”
– Asrorun via channel YouTube MUI TV

Meskipun demikian, Asrorun juga menambahkan terkait penggunaan vaksin tersebut harus terlebih dahulu menunggu persetujuan dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) terkait aspek keamanannya (EUA = Emergency Use Authorization).

Dengan demikian, Asrorun kembali menegaskan bahwa fatwa MUI terkait dengan vaksin COVID-19 Sinovac dari China ini akan menunggu hasil final dari BPOM terkait aspek keamanannya.

#SukseskanVaksinasi #IndonesiaSehat #ApotekerIndonesia

Leave a Reply