29.1 C
Banjarmasin
Rabu, Juli 17, 2024

Pembuatan Etil Asetat

Apoteker.Net – Etil asetat adalah senyawa organik yang merupakan ester metil etil. Ia terdapat dalam buah-buahan segar dan banyak digunakan dalam industri kosmetik, farmasi, dan pembuatan plastik. Etil asetat dapat dihasilkan melalui reaksi esterifikasi asam etanoat dengan etanol menggunakan katalis asam atau menggunakan metode fermentasi.

Dalam ilmu kimia, ester adalah campuran organik dengan simbol R’ yang menggantikan suatu atom hidrogen atau lebih. Ester juga dibentuk dengan asam yang tidak tersusun teratur; sebagai contoh, dimetil sulfat yang juga disebut “asam belerang, dimethyl ester” (Wikipedia, 2006).

Penamaan ester hampir menyerupai dengan penamaan basa; walaupun tidak benar-benar mempunyai kation dan anion, namun memiliki kemiripan dalam sifat lebih elektropositif dan keelektronegatifan. Suatu ester dapat dibuat sebagai produk dari suatu reaksi pemadatan pada suatu asam (pada umumnya suatu asam organik) dan suatu alkohol (atau campuran zat asam karbol), walaupun ada cara-cara lain untuk membentuk ester. Pemadatan adalah suatu jenis reaksi kimia di mana dua molekul bekerja sama dan menghapuskan suatu molekul yang kecil, dalam hal ini dua gugus OH yang merupakan hasil eliminasi suatu molekul air (Clark, 2002).

Suatu reaksi pemadatan untuk membentuk suatu ester disebut esterifikasi. Esterifikasi dapat dikatalis oleh kehadiran ion H­+. Asam belerang sering digunakan sebagai sebagai suatu katalisator untuk reaksi ini. Nama ester berasal dari Essig-Äther Jerman, sebuah nama kuno untuk menyebut etil asam cuka ester (asam cuka etil) (Anshory, 2003).

Ester dapat dibuat oleh suatu reaksi keseimbangan antara suatu alkohol dan suatu asam karbon. Ester dinamai menurut kelompok alkil dari alkohol dan kemudian alkanoat (bagian dari asam karbon). Sebagai contoh, reaksi antara metanol dan asam butir menghasilkan ester metil butir C3H7-COO-CH3 seperti halnya air. Yang paling sederhana adalah H-COO-CH3,metil metanoat. Karena ester dari asam yang lebih tinggi, alkana menyebut dengan – oat pada akhiran. Secara umum Ester dari asam berbau harum meliputi benzoat seperti metil benzoat (Anonim, 1995).

Reaksi esterifikasi merupakan reaksi pembentukan ester dengan reaksi langsung antara suatu asam karboksilat dengan suatu alkohol (Fessenden, 1982).

Suatu ester asam karboksilat mengandung gugus –CO2R dengan R dapat berbentuk alkil maupun anil (Poedjiadi, 1994).

Laju esterifikasi suatu asam karboksilat bergantung pada halangan sterik dalam alkohol dan asam karboksilatnya. Kuat asam dari asam karboksilat hanya memainkan peranan kecil dalam laju pembentukkan ester (Fessenden, 1982).

Seperti kebanyakan reaksi aldehida dan keton, esterifikasi suatu asam karboksilat berlangsung melalui serangkaian tahap protonasi dan detonasi. Oksigen karbonil diprotonasi, alkohol nukleofilik menyerang karbon positif dan eliminasi air akan menghasilkan ester yang dimaksud seperti reaksi singkat berikut:

H3C-COOH + HO-CH2-CH3 –> H3C-COO-CH2-CH3 + H2O
(Fessenden, 1982).

Proses esterifikasi dengan asam fosfat yang berlangsung dalam tubuh kita disebut juga proses fosforilasi dengan bantuan enzim esterase yang mampu memecah ikatan ester dengan cara hidrolisis (Anshory, 2003).


Berikut adalah beberapa langkah yang umum digunakan dalam pembuatan etil asetat:

  1. Menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, yaitu asam etanoat, etanol, dan katalis asam.
  2. Campurkan asam etanoat dan etanol dalam reaktor esterifikasi dengan perbandingan molar 1:1.
  3. Tambahkan katalis asam ke dalam reaktor, misalnya asam sulfurik atau asam klorida.
  4. Panaskan reaktor sampai suhu yang diinginkan, biasanya sekitar 60-80°C.
  5. Tutup reaktor dan beri tekanan udara sesuai dengan kebutuhan.
  6. Biarkan reaksi berlangsung sampai selesai, biasanya sekitar 1-2 jam.
  7. Setelah reaksi selesai, dinginkan reaktor dan buang katalis yang tidak dibutuhkan.
  8. Pisahkan etil asetat dari produk samping dengan cara distilasi.
  9. Etil asetat yang dihasilkan dapat diolah lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

Catatan: Proses pembuatan etil asetat ini umumnya dilakukan di pabrik-pabrik kimia dengan peralatan yang sesuai dan harus dilakukan oleh tenaga yang terlatih dengan memperhatikan tata kelola yang baik dan standard keamanan dan keselamatan kerja.

Untuk skala laboratorium atau praktek di kampus, pembuatan etil asetat dapat dilakukan dengan mengikuti prosedur yang sama seperti yang telah saya sampaikan di atas. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan bersih dan bebas dari kontaminasi.
  2. Gunakan peralatan yang sesuai, seperti reaktor, pemanas, termometer, dan alat distilasi.
  3. Sesuaikan jumlah bahan yang digunakan dengan kebutuhan skala laboratorium.
  4. Lakukan reaksi dengan hati-hati dan ikuti prosedur yang telah ditentukan secara ketat.
  5. Jaga kebersihan dan keamanan selama proses pembuatan etil asetat berlangsung.
  6. Simpan dan gunakan etil asetat dengan aman dan sesuai dengan kebutuhan.

INGAT! bahwa etil asetat merupakan senyawa yang mudah terbakar dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Jadi, pastikan untuk menggunakan peralatan yang tepat dan mematuhi prosedur yang telah ditentukan dengan baik saat melakukan pembuatan etil asetat di laboratorium.

*Sumber:
Anonim, 1995, Farmakope Indonesia Edisi ke IV, Departemen Kesehatan
Republik Indonesia, Jakarta.
Anonim, 2006, Ester-Wikipidea the Free Encyclopedia,
Anshory, H. Irfan.2003, Acuan Pelajaran Kimia, Erlangga, Jakarta.
Clark, Jim, 2002 (modified 2004), the Mechanism for the Esterification Reaction,
Fessenden, Ralph J dan Joan S Fessenden, 1982. Kimia Organik, Erlangga, Jakarta.
Poedjiadi, Anna, 1994, Dasar-Dasar Biokimia, Universitas Indinesia (UI Press), Jakarta.

Artikel sebelumnya
Artikel selanjutnya
Jimmy Ahyari
Jimmy Ahyari
Seorang apoteker yang juga menyukai dunia internet dan teknologi informasi. Just google my name. 🤣
Continue Reading

Disclaimer: Artikel yang terdapat di situs ini hanya bertujuan sebagai informasi, dan bukan sebagai referensi utama atau pengganti saran/tindakan dari profesional.

error: