29.1 C
Banjarmasin
Selasa, Januari 31, 2023

Kenali Penggunaan Obat Saat Hamil dan Menyusui

Bagaimana penggunaan obat yang aman saat hamil dan menyusui? Simak kata BPOM

Apoteker.Net – Salah satu hal yang penting untuk diingat saat mengonsumsi obat selama masa kehamilan dan menyusui adalah bahwa penggunaannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Ada beberapa jenis obat yang dapat digunakan dengan aman oleh ibu hamil dan menyusui.

Untuk tips aman mengonsumsi obat selama masa kehamilan dan menyusui, selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengambil obat apa pun. Jangan pernah mengambil obat tanpa saran dari profesional medis yang kompeten. Dan pastikan untuk membaca label obat dan mengikuti anjuran dosis yang ditentukan dengan benar.

Risiko Penggunaan Obat pada Ibu Hamil dan Menyusui

Selain memberikan risiko bagi kesehatan ibu, penggunaan obat pada masa kehamilan juga dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. Selama trimester pertama, obat dapat menyebabkan cacat lahir (teratogenesis). Selama trimester kedua dan ketiga, obat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan secara fungsional pada janin atau dapat meracuni plasenta.

Penggunaan obat pada ibu menyusui dapat menghambat produksi ASI. Selain itu obat yang dikonsumsi juga dapat ditemukan kandungannya di dalam ASI sehingga dapat memberikan pengaruh terhadap bayi yang menerima ASI.

Prinsip Penggunaan Obat pada Ibu Hamil

  1. Sebisa mungkin hindari penggunaan obat pada trimester pertama kehamilan
  2. Apabila diperlukan, gunakan obat-obatan yang telah dipakai secara luas pada kehamilan dan dilakukan di bawah pengawasan dokter dan apoteker
  3. Obat harus digunakan pada dosis efektif terkecil dalam jangka waktu sesingkat mungkin
  4. Hindari polifarmasi (penggunaan obat dalam jumlah banyak)

Prinsip penggunaan Obat pada Ibu Menyusui

  1. Pilih obat yang manfaatnya lebih besar daripada risikonya terhadap ibu maupun bayi
  2. Konsultasikan penggunaan obat dengan dokter atau apoteker sehingga dapat dipilih obat yang paling sedikit terkandung di dalam ASI
  3. Atur waktu menyusui, berikan jeda 1-3 jam setelah minum obat baru kemudian menyusui. Jangan langsung menyusui setelah minum obat
  4. Hentikan sementara menyusui apabila obat yang digunakan tidak aman untuk bayi
  5. Amati bayi apabila muncul tanda-tanda yang tidak biasa atau efek samping yang mungkin terjadi

Contoh Obat yang AMAN untuk Ibu Hamil dan Menyusui

  • Parasetamol (Asetaminofen)
  • Ibuprofen (penggunaan terbatas, dapat digunakan apabila Parasetamol kurang efektif)
  • Antibiotik golongan Sefalosporin (Cefaclor, Cefalexin, Cefuroxim)
  • Antibiotik golongan Penicillin (Amoxicillin, Ampilicillin)
  • Antibiotik golongan Carbapenem (Meropenem)

Contoh Obat yang TIDAK Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

  • Warfarin
  • Simvastation
  • Tramadol
  • Asam Mefenamat
  • Salbutamol

Tips Aman Mengonsumsi Obat untuk Ibu Hamil dan Menyusui

  1. Selalu konsultasikan penggunaan obat kepada dokter dan apoteker
  2. Memperoleh obat hanya di sarana pelayanan kefarmasian resmi (rumah sakit, klinik, apotek dan toko obat berizin)
  3. Selalu lakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi obat
  4. Perhatikan informasi keamanan penggunaan obat bagi ibu hamil dan menyusui yang ada di kemasan
  5. Jangan lupa informasikan pada dokter yang merawat bahwa ibu dalam kondisi hamil atau menyusui. Hal ini penting agar dokter meresepkan obat yang aman

sumber: Kata BPOM

Jimmy Ahyari
Jimmy Ahyari
Seorang apoteker yang juga menyukai dunia internet dan teknologi informasi. Just google my name. 🤣
Continue Reading

Disclaimer: Artikel yang terdapat di situs ini hanya bertujuan sebagai informasi, dan bukan sebagai referensi utama atau pengganti saran/tindakan dari profesional.