Dalam suasana kelas yang ribut, tiba-tiba terdengar suara dari arah depan. Suara itu berasal dari dosen yang rupanya kesal karena tidak diperhatikan mahasiswanya. Dosen itupun bertanya kepada mahasiswanya,”Siapa yang berani bercerita tentang simplisia?” (seperti iklan saja). Mahasiswa yang awalnya acuh dan tidak perduli dengan penjelasan dosen, mengerutkan keningnya seperti sedang memikirkan sesuatu. Dosen pun memberikan kesempatan berpikir bagi mahasiswanya. Waktu terus berjalan dan ketika sepertinya tidak ada jawaban yang terucap, terlihat
Infusa; Tradisional dan Praktis
Pernah bikin rebusan dari daun atau tanaman-tanaman lain,, biasanya sering disebut orang sebagai obat tradisional (bahkan beberapa pengobatan alternatif sering menyarankan cara-cara pengolahan tanaman obat seperti ini).
Rebusan yang sering dibuat ”mungkin” bisa dikatakan sebagai gambaran simple dari pembuatan sediaan Infusa. Sebelumnya mari berkenalan dengan yang namanya infusa,, Eiiits,, jangan salah,,ya,, Jangan pikir infus intravena dan infusa itu sama,,, Infusa itu merupakan
Saponin? Apaan tuh?
Saponin? Apaan tuh? Saponin adalah jenis glikosida yang banyak ditemukan dalam tumbuhan. Saponin memiliki karakteristik berupa buih. Sehingga ketika direaksikan dengan air dan dikocok maka akan terbentuk buih yang dapat bertahan lama. Saponin mudah larut dalam air dan tidak larut dalam eter.
Saponin memiliki rasa pahit menusuk dan menyebabkan bersin serta iritasi pada selaput lendir. Saponin merupakan racun yang dapat menghancurkan butir darah atau
Mengenal Penyakit Saluran Cerna
Tak kenal maka tak sayang. Sebuah kalimat yang fundamental untuk di aplikasikan dalam mempelajari postingan saya ini. Jika kita ingin disayang, maka kita harus berkenalan. So tak kenal maka tak sayang..haiaaahh ribet yaa.. Muter-muter melulu sih, asal tidak orangnya yang muter-muter :P. Poin yang terpenting ialah bagaimana membuat postingan ini dapat dicerna oleh Masyarakat yang berkeinginan untuk menjadi Pintar. Sehingga, dapat jadi daging yang halalan toyiban (apaan nih kata-kata hee).
Oke, saya mulai dengan berbagi informasi mengenai
Sudahkah Anda Mengenal Ovula?
Jika pada tulisan terdahulu sudah pernah membahas tentang Suppositoria, sekarang giliran “sahabat karib”-nya, yakni Ovula. Ovula atau vaginal suppositoria merupakan sediaan padat yang digunakan melalui vagina, umumnya berbentuk telur dan dapat juga memiliki bentuk lonjong seperti kerucut, dapat melarut, melunak dan meleleh pada suhu tubuh dengan berat umum sekitar 5 gram.
Tata cara penyimpanan ovula sebaiknya dalam wadah tertutup baik, sejuk, dan pada suhu di bawah 35oC. Untuk ovula dengan bahan dasar lemak coklat disimpan dalam wadah tertutup baik, sebaiknya pada suhu 30oC (suhu kamar terkendali).
Cara Pemakaiannya tentu saja “khusus”. Berikut penjelasan disertai gambar:
Perkenalkan, nama Saya Serbuk
Semenjak berita miring (sampai tulisan pun ikut miring 😀 ) tentang serbuk, akhir-akhir ini banyak pasien yang menolak untuk diberi obat dalam bentuk serbuk. Apa sih yang salah dengan Serbuk? Jika Serbuk salah, mengapa serbuk tidak dihapuskan saja dalam bentuk sediaan obat?
Seperti kata pepatah, “tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka ta’ tendang 😛 ”, nampaknya harus ada perkenalan terlebih dahulu. Baiklah, Nama Saya Serbuk. Ada Pertanyaan? 😉
Serbuk merupakan campuran kering bahan obat atau zat kimia yang
Suppositoria Jangan Dimakan!
Pernah suatu ketika ada pasien yang menerima resep sediaan dengan bentuk suppositoria. Karena si “penerima” resep tidak memberitahu cara penggunaannya, sang pasien malah memakan dan mengunyah layaknya sebuah coklat namun berasa hambar. Padahal suppositoria memiliki cara penggunaan special. Mengapa spesial? Silakan simak penjelasan berikut…
Suppositoria merupakan sediaan padat dalam berbagai bobot dan bentuk, yang diberikan melalui rektal, vagina atau